pada mulanya. tak banyak tahu ia tentang yang dinamakan cinta, ia hanya sering merasakannya dengan penuh setelah ia bisa membedakan mana wajah cantik dan jelek untuk dicintainya. tak perduli wajahnya sendiri yang sering dijadikan bahan olokan teman-temannya, tapi telinganya telah pekak sejak lama dan ia telah lupa kapan mulainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar