Selasa, 09 Februari 2016

Menanti Pujaan Hati

Di siang hari yang pengap ini
di tengah riuh ramainya manusia
bercakap bermain dengan manusia
demi kepentingan yang tiada henti

Aku muak
aku mual
dengan semua laku manusia

lantas aku hanya menikmati
secangkir kopi
menanti
menanti
dan terus
menanti
dirimu
wahai kau pujaan hati


Kampus UIN Alauddin Makassar, 10 Februari 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar